Lewati ke konten utama

Cara Sinkronisasi Dapat Menghapus File Anda — Hindari Kehilangan Data akibat Arah Sinkronisasi yang Salah

· 3 menit membaca
Tayson
Senior Engineer

"Saya menjalankan rclone sync dan sekarang 500 GB file saya hilang." Ini adalah salah satu bencana penyimpanan cloud yang paling umum terjadi. Sync sangat kuat — tapi ia menghapus file. Berikut cara menggunakannya dengan aman.

Sync membuat tujuan (destination) sama persis dengan sumber (source). Ini termasuk menghapus file di tujuan yang tidak ada di sumber. Jika Anda secara tidak sengaja menukar sumber dan tujuan, atau melakukan sinkronisasi dari folder kosong, Sync akan dengan senang hati menghapus semua yang ada di tujuan. Panduan ini menjelaskan cara mencegah hal itu.

Pratinjau aplikasi RcloneView

Kelola & Sinkronkan Semua Cloud di Satu Tempat

RcloneView adalah GUI lintas platform untuk rclone. Bandingkan folder, transfer atau sinkronkan file, dan otomatiskan alur kerja multi-cloud dengan antarmuka visual yang bersih.

  • Pekerjaan sekali klik: Salin · Sinkronkan · Bandingkan
  • Penjadwal & riwayat untuk otomatisasi yang andal
  • Bekerja dengan Google Drive, OneDrive, Dropbox, S3, WebDAV, SFTP, dan lainnya
WindowsmacOSLinux
Mulai Gratis →

Fitur inti gratis. Otomatisasi Plus tersedia.

Bagaimana Sync Menghapus File

Source: Folder A (3 files: doc1, doc2, doc3)
Destination: Folder B (5 files: doc1, doc2, doc3, report1, report2)

After Sync A → B:
Folder B: doc1, doc2, doc3
(report1 and report2 are DELETED)

Sync membuat B identik dengan A. File-file yang hanya ada di B pun dihapus.

Bencana yang Umum Terjadi

Sumber dan tujuan tertukar

Anda bermaksud melakukan sinkronisasi Cloud → NAS tetapi mengetik NAS → Cloud. Jika NAS kosong (drive baru), Sync akan menghapus semua isi Cloud.

Sinkronisasi dari folder yang kosong atau salah

Mengarahkan Sync ke sumber yang kosong berarti "buat tujuan menjadi kosong juga."

Aturan filter yang salah

Filter yang mengecualikan semuanya membuat sumber terlihat kosong bagi Sync. Semua isi di tujuan akan terhapus.

Langkah-Langkah Keamanan di RcloneView

1) Selalu gunakan Dry Run terlebih dahulu

Dry run menunjukkan dengan tepat apa yang akan dilakukan Sync — tanpa benar-benar melakukannya. Tinjau daftar file yang akan dihapus sebelum menjalankannya secara nyata.

2) Gunakan Perbandingan Folder sebelum Sync

Compare before syncing

Bandingkan sumber dan tujuan. Perhatikan file "Right only" — itulah yang akan dihapus oleh Sync. Apakah Anda rela kehilangan file-file tersebut?

3) Gunakan Copy alih-alih Sync untuk pencadangan

Copy tidak pernah menghapus file. Jika Anda sedang melakukan pencadangan, Copy hampir selalu menjadi pilihan yang tepat.

SituationUse CopyUse Sync
Backup
Mirror (exact replica)
Initial migration
Ongoing replication✅ (carefully)

4) Periksa ulang sumber dan tujuan

Di penjelajah dua panel RcloneView, kenali dengan jelas mana sisi yang menjadi sumber dan mana yang menjadi tujuan sebelum menjalankan proses apa pun.

5) Gunakan --backup-dir

Rclone mendukung --backup-dir — file yang seharusnya dihapus akan dipindahkan ke direktori cadangan alih-alih dihapus secara permanen. Ini memberikan Anda jaring pengaman.

Pemulihan Setelah Sync yang Tidak Disengaja

Jika Anda sudah terlanjur menjalankan Sync yang salah:

  1. Hentikan segera — Jangan jalankan Sync lagi.
  2. Periksa tempat sampah (trash) penyedia cloud — Google Drive (30 hari), OneDrive (93 hari), Dropbox (30-180 hari).
  3. Periksa versioning — Versioning S3 dan B2 menyimpan salinan lama.
  4. Pulihkan dari pencadangan terpisah — Jika Anda memiliki pencadangan berbasis Copy, file Anda aman di sana.

Memulai

  1. Unduh RcloneView dari rcloneview.com.
  2. Gunakan Perbandingan Folder sebelum menjalankan operasi Sync apa pun.
  3. Jalankan Dry Run untuk melihat pratinjau perubahan.
  4. Gunakan Copy untuk pencadangan — simpan Sync untuk mirroring yang memang disengaja.
  5. Pertimbangkan --backup-dir untuk operasi Sync sebagai jaring pengaman.

Sync adalah alat yang tajam. Gunakan dengan hati-hati.


Related Guides:

Penyedia Cloud yang Didukung

Local Files
WebDAV
FTP
SFTP
HTTP
SMB / CIFS
Google Drive
Google Photos
Google Cloud Storage
OneDrive
Dropbox
Box
MS Azure Blob
MS File Storage
S3 Compatible
Amazon S3
pCloud
Wasabi
Mega
Backblaze B2
Cloudflare R2
Alibaba OSS
Ceph
Swift (OpenStack)
IBM Cloud Object Storage
Oracle Cloud Object Storage
IDrive e2
MinIO
Storj
DigitalOcean Spaces