Bisync: Sinkronisasi Cloud Dua Arah Sejati dengan RcloneView
Sync standar rclone bersifat satu arah — ia membuat tujuan menyerupai sumber. Bisync melangkah lebih jauh: perubahan di salah satu lokasi akan diteruskan ke lokasi lainnya. Jika Anda menambahkan file di Lokasi A, file itu akan muncul di Lokasi B, dan sebaliknya. Berikut cara mengonfigurasinya di RcloneView.
Sebagian besar skenario sinkronisasi cloud bersifat satu arah: mesin lokal melakukan pencadangan ke cloud, atau cloud utama mencerminkan ke cloud cadangan. Namun beberapa alur kerja membutuhkan sinkronisasi dua arah sejati — folder bersama yang diedit oleh dua orang, mesin kerja dan mesin rumah yang harus tetap selaras, atau dua akun cloud yang berperan setara. Perintah bisync milik rclone menyediakan ini, dan RcloneView membuatnya dapat dikonfigurasi tanpa command line.

Kelola & Sinkronkan Semua Cloud di Satu Tempat
RcloneView adalah GUI lintas platform untuk rclone. Bandingkan folder, transfer atau sinkronkan file, dan otomatiskan alur kerja multi-cloud dengan antarmuka visual yang bersih.
- Pekerjaan sekali klik: Salin · Sinkronkan · Bandingkan
- Penjadwal & riwayat untuk otomatisasi yang andal
- Bekerja dengan Google Drive, OneDrive, Dropbox, S3, WebDAV, SFTP, dan lainnya
Fitur inti gratis. Otomatisasi Plus tersedia.
Sync vs Bisync: Apa Bedanya?
| Perilaku | rclone sync | rclone bisync |
|---|---|---|
| Arah | Satu arah (sumber → tujuan) | Dua arah (kedua arah) |
| Penghapusan | Menghapus dari tujuan jika hilang di sumber | Meneruskan penghapusan di kedua arah |
| Konflik | Sumber selalu menang | Perlu penanganan konflik secara eksplisit |
| Risiko kehilangan data | Mungkin terjadi jika arah salah | Risiko lebih rendah; kedua sisi diperiksa |
| Kompleksitas | Sederhana | Lebih kompleks; membutuhkan pengaturan yang cermat |
Kapan Menggunakan Bisync
Gunakan bisync ketika:
- Dua orang atau sistem sama-sama berkontribusi perubahan ke folder yang sama.
- Anda mengedit file di beberapa perangkat yang tidak selalu online secara bersamaan.
- Anda menjaga dua akun cloud sebagai cermin aktif dengan perubahan dari kedua sisi.
Gunakan Sync biasa ketika:
- Anda memiliki sumber (source) dan cadangan (secondary) yang jelas.
- Hanya satu sisi yang membuat file baru — sisi lainnya hanya untuk dibaca (read-only).
- Kesederhanaan dan prediktabilitas menjadi prioritas.
Menyiapkan Bisync di RcloneView
Bisync membutuhkan inisialisasi satu kali (resync) untuk menetapkan status dasar (baseline) sebelum menjalankan proses berikutnya untuk melacak perubahan.
Langkah 1 — Tambahkan dua remote Anda
Pastikan kedua lokasi telah dikonfigurasi sebagai remote di RcloneView. Contohnya:
gdrive-work:/Projects/Active/(akun kerja Google Drive)onedrive-home:/Projects/Active/(akun rumah OneDrive)
Langkah 2 — Jalankan resync awal
Jalankan bisync pertama harus menggunakan --resync untuk menetapkan baseline. Di Terminal RcloneView:
rclone bisync gdrive-work:/Projects/Active/ onedrive-home:/Projects/Active/ --resync --verbose
Perintah ini membuat file status baseline (disimpan di ~/.cache/rclone/bisync/) yang digunakan bisync untuk mendeteksi perubahan pada proses berikutnya. Resync membuat kedua sisi identik dengan menyalin file yang lebih baru ke masing-masing sisi.
Langkah 3 — Buat Job Bisync di RcloneView
- Buka Jobs di RcloneView.
- Pilih Custom Command atau gunakan panel Terminal.
- Masukkan perintah bisync untuk proses yang berkelanjutan:
rclone bisync gdrive-work:/Projects/Active/ onedrive-home:/Projects/Active/ --verbose --log-file /tmp/bisync.log
- Simpan sebagai job dan jadwalkan agar berjalan setiap jam atau setiap hari.
Penanganan Konflik
Bisync mendeteksi konflik ketika sebuah file dimodifikasi di kedua lokasi di antara dua kali proses berjalan. Secara default, rclone bisync menandai konflik ini dan tidak menimpa versi mana pun.
Tambahkan --conflict-resolve newer untuk secara otomatis memilih file yang lebih baru:
rclone bisync path1 path2 --conflict-resolve newer
Atau --conflict-resolve larger untuk memilih file yang lebih besar (berguna untuk skenario pertumbuhan dokumen).
File yang berkonflik dan tidak terselesaikan secara otomatis akan diganti namanya dengan akhiran .conflict sehingga kedua versi tetap terjaga.
Flag Bisync yang Umum Digunakan
| Flag | Tujuan |
|---|---|
--resync | Menginisialisasi atau menetapkan ulang baseline (gunakan sekali) |
--conflict-resolve newer | Menyelesaikan konflik secara otomatis dengan memilih file yang lebih baru |
--filters-file /path/to/filters | Menerapkan aturan include/exclude |
--max-delete 10 | Membatalkan proses jika lebih dari 10 file akan dihapus (keamanan) |
--dry-run | Melihat pratinjau perubahan yang akan dilakukan tanpa benar-benar menjalankannya |
--verbose | Output detail untuk keperluan debugging |
Flag --max-delete sangat penting — flag ini mencegah bisync secara tidak sengaja menghapus banyak file akibat kesalahan konfigurasi.
Memantau Proses Bisync
Periksa output bisync di Job History RcloneView setelah setiap proses berjalan:
Proses bisync yang sehat menampilkan:
- File yang disalin dari path1 ke path2
- File yang disalin dari path2 ke path1
- Konflik yang terdeteksi dan bagaimana konflik itu diselesaikan
- Total waktu dan statistik transfer
Keterbatasan Bisync
- Tidak cocok untuk pengeditan bersamaan pada file yang sama — bisync membandingkan antar proses yang berjalan, bukan secara real time.
- Penerusan penghapusan bisa berbahaya — file yang dihapus di satu sisi akan dihapus di sisi lain setelah proses berikutnya berjalan.
- Membutuhkan status yang stabil di antara setiap proses — jika sebuah proses gagal di tengah jalan, jalankan ulang dengan
--resyncuntuk membangun ulang baseline. - Path besar berjalan lebih lambat — perbandingan baseline memindai kedua lokasi secara menyeluruh pada setiap proses.
Memulai
- Unduh RcloneView dari rcloneview.com.
- Konfigurasikan kedua remote di RcloneView.
- Jalankan
--resyncawal dari terminal RcloneView untuk menetapkan baseline. - Jadwalkan proses bisync secara berkala untuk sinkronisasi yang berkelanjutan.
Bisync menghadirkan sinkronisasi dua arah sejati untuk pasangan remote apa pun yang didukung rclone — disk lokal, penyedia cloud, share NAS, dan lainnya.
Panduan Terkait:
- Sync, Copy, Move — Perbedaan yang Dijelaskan
- Aturan Filter dan Sinkronisasi Selektif
- Menghindari Kehilangan Data akibat Arah Sync yang Salah