Sinkronisasi Dropbox ke Google Drive — Otomatiskan Pencadangan Cloud dengan RcloneView
Jaga agar Dropbox dan Google Drive Anda tetap tersinkronisasi secara otomatis — tanpa skrip, terminal, atau layanan sinkronisasi pihak ketiga yang mahal.
Banyak tim mengandalkan Dropbox untuk berbagi file sehari-hari, tetapi strategi cloud yang cerdas berarti menyimpan salinan cadangan di penyedia kedua seperti Google Drive. Baik Anda melindungi dari penghapusan yang tidak disengaja, mempersiapkan migrasi workspace, atau memenuhi kebijakan pencadangan dua-cloud, RcloneView memberi Anda pipeline berbasis GUI dan terjadwal untuk menyinkronkan Dropbox ke Google Drive secara andal.

Kelola & Sinkronkan Semua Cloud di Satu Tempat
RcloneView adalah GUI lintas platform untuk rclone. Bandingkan folder, transfer atau sinkronkan file, dan otomatiskan alur kerja multi-cloud dengan antarmuka visual yang bersih.
- Pekerjaan sekali klik: Salin · Sinkronkan · Bandingkan
- Penjadwal & riwayat untuk otomatisasi yang andal
- Bekerja dengan Google Drive, OneDrive, Dropbox, S3, WebDAV, SFTP, dan lainnya
Fitur inti gratis. Otomatisasi Plus tersedia.
Hubungkan Dropbox dan Google Drive sebagai Remote
Sebelum menjadwalkan tugas sinkronisasi apa pun, RcloneView memerlukan koneksi yang diotorisasi ke kedua penyedia. Buka aplikasi, buka tab Remote, lalu klik New Remote. Pilih Dropbox dari daftar penyedia dan selesaikan login OAuth di browser — tidak diperlukan API key. Ulangi proses ini untuk Google Drive, dengan autentikasi menggunakan akun Google Anda.
Kedua remote sekarang muncul di Remote Manager dan dapat diakses dari panel Explorer mana pun. Anda dapat menjelajahi folder Dropbox di panel kiri dan tujuan Google Drive di panel kanan, sehingga memudahkan identifikasi sumber dan tujuan sebelum membuat tugas.
Untuk tim yang menggunakan Dropbox for Business, atur parameter dropbox_business = true selama pengaturan remote. Untuk Google Shared Drives, aktifkan opsi shared drive agar folder tim dapat diakses di remote explorer.
Buat Tugas Sinkronisasi dengan Penjadwalan
Setelah kedua remote terhubung, buka tab Home dan klik Sync untuk membuka wizard tugas. Pada Langkah 1, pilih folder Dropbox Anda sebagai sumber dan folder Google Drive sebagai tujuan. Beri nama tugas yang deskriptif seperti dropbox-to-gdrive-backup.
Pada Langkah 2, sesuaikan jumlah transfer bersamaan dengan kecepatan koneksi Anda. Mengaktifkan verifikasi checksum memastikan integritas file dikonfirmasi byte demi byte, bukan hanya berdasarkan ukuran. Langkah 3 memungkinkan Anda memfilter berdasarkan jenis file — misalnya, mengecualikan file .tmp atau .lnk yang terkadang ditinggalkan Dropbox di folder tim yang disinkronkan.
Langkah 4 adalah saat otomatisasi terjadi. Dengan lisensi PLUS, atur jadwal bergaya cron — misalnya, setiap malam pukul 02.00 — sehingga konten Dropbox terbaru secara otomatis dicerminkan ke Google Drive. Gunakan ekspresi cron 0 2 * * * untuk eksekusi harian atau 0 2 * * 0 untuk sinkronisasi mingguan setiap hari Minggu. Tombol Simulate schedule menampilkan pratinjau beberapa waktu eksekusi berikutnya sebelum Anda menyimpannya.
Pantau Transfer Langsung dan Tinjau Riwayat
Setelah tugas Anda berjalan, tab Transferring di bagian bawah aplikasi menampilkan progres transfer secara langsung: jumlah file, kecepatan transfer, total data yang dipindahkan, dan tombol batal jika Anda perlu menghentikan proses di tengah jalan. Bagi agensi kreatif yang menyinkronkan 80 GB arsip proyek dari Dropbox ke Google Drive, Anda dapat mengamati status setiap file bertambah seiring transfer selesai.
Setelah setiap eksekusi, tampilan Job History mencatat jenis eksekusi (manual atau terjadwal), durasi, total byte yang ditransfer, kecepatan, dan status akhir — Completed, Errored, atau Canceled. Jika suatu eksekusi mengalami batas laju API sementara dari Dropbox atau Google Drive, mekanisme percobaan ulang bawaan (default: 3 kali percobaan) menangani kegagalan sementara tanpa intervensi manual.
Verifikasi Hasil Sinkronisasi dengan Folder Compare
Setelah sinkronisasi penuh awal, gunakan alat Folder Compare milik RcloneView untuk memvalidasi bahwa kedua sisi cocok. Jalankan dari tab Home, pilih sumber Dropbox dan tujuan Google Drive Anda, lalu klik Compare. Hasilnya menampilkan file yang hanya ada di kiri (belum disinkronkan), file yang hanya ada di kanan (ditambahkan secara manual ke Drive), file yang sama, dan file dengan ukuran yang tidak cocok.
Jalankan Dry Run sebelum sinkronisasi langsung pertama untuk melihat pratinjau file mana yang akan disalin atau dihapus. Ini sangat penting saat menyinkronkan folder tim Dropbox yang aktif — Anda ingin memastikan cakupannya sebelum ada perubahan yang menyentuh tujuan Google Drive.
Memulai
- Unduh RcloneView dari rcloneview.com.
- Tambahkan remote Dropbox Anda melalui login OAuth (tab Remote > New Remote).
- Tambahkan remote Google Drive Anda dengan cara yang sama.
- Buat tugas Sync dari Dropbox ke Google Drive dengan jadwal pilihan Anda.
Dengan pipeline Dropbox-ke-Google Drive yang tepat, data Anda tersimpan di dua cloud — melindungi dari gangguan penyedia, penghapusan yang tidak disengaja, dan kejutan penagihan.
Panduan Terkait:
- Migrasi Dropbox ke Google Drive dengan RcloneView
- Kelola Dropbox — Sinkronisasi dan Pencadangan Cloud dengan RcloneView
- Sinkronisasi Google Drive ke Dropbox dengan RcloneView