Lewati ke konten utama

Auto Mount saat Startup — Drive Cloud yang Selalu Siap di RcloneView

· 4 menit membaca
Tayson
Senior Engineer

Daripada membuka RcloneView dan me-mount setiap drive cloud secara manual tiap pagi, Auto Mount saat Startup akan membuatnya online secara otomatis begitu perangkat Anda menyala.

Siapa pun yang mengandalkan drive cloud yang di-mount sebagai bagian dari alur kerja harian mereka — mengedit file langsung dari Google Drive, mengambil aset dari bucket S3, atau menjelajahi server SFTP seperti folder lokal — pasti tahu betapa merepotkannya harus me-mount ulang setiap kali restart. Pengaturan Auto Mount saat Startup di RcloneView menghilangkan langkah tersebut sepenuhnya, dengan menyambungkan kembali mount yang telah dikonfigurasi begitu aplikasi berjalan bersama sistem.

Pratinjau aplikasi RcloneView

Kelola & Sinkronkan Semua Cloud di Satu Tempat

RcloneView adalah GUI lintas platform untuk rclone. Bandingkan folder, transfer atau sinkronkan file, dan otomatiskan alur kerja multi-cloud dengan antarmuka visual yang bersih.

  • Pekerjaan sekali klik: Salin · Sinkronkan · Bandingkan
  • Penjadwal & riwayat untuk otomatisasi yang andal
  • Bekerja dengan Google Drive, OneDrive, Dropbox, S3, WebDAV, SFTP, dan lainnya
WindowsmacOSLinux
Mulai Gratis →

Fitur inti gratis. Otomatisasi Plus tersedia.

Apa yang Dilakukan Auto Mount saat Startup

Ketika diaktifkan pada mount tertentu, RcloneView akan menyambungkan kembali titik mount remote tersebut secara otomatis setiap kali aplikasi dimulai, menggunakan mode cache, huruf drive atau path, dan pengaturan read-only yang persis sama seperti saat Anda pertama kali membuatnya. Dipadukan dengan "Launch at login" pada pengaturan General, ini berarti drive yang di-mount bisa tersedia di file explorer bahkan sebelum Anda membuka jendela RcloneView. Ini adalah fitur lisensi PLUS, bersama dengan Schedule-Based Sync dan dukungan Multi-Window — lisensi FREE tetap mencakup mounting manual, unmounting, dan akses penuh file explorer ke setiap mount.

Pengaturan ini bersifat per-mount, bukan global, sehingga Anda bisa memilih dengan tepat drive mana yang tersambung ulang secara otomatis. Remote arsip yang jarang digunakan bisa tetap manual, sementara drive kerja utama Anda — misalnya folder Google Drive dan bucket S3 yang dipakai setiap hari — akan me-mount dirinya sendiri setiap saat.

Mount Manager menampilkan mount yang telah dikonfigurasi dengan opsi auto mount

Menyiapkannya di Mount Manager

Buka Mount Manager dari tab Remote, lalu buat mount baru atau edit mount yang sudah ada. Pada layar konfigurasi mount, aktifkan Auto mount bersama pengaturan lainnya — mode cache, nama volume, dan status read-only — lalu simpan. RcloneView me-mount DAN menyinkronkan 90+ penyedia dari satu jendela, di Windows, macOS, dan Linux, sehingga toggle auto-mount yang sama bekerja secara identik baik remote yang mendasarinya adalah Google Drive, bucket yang kompatibel dengan S3, maupun server SFTP.

Untuk mount yang sudah berjalan, ingat bahwa Edit dinonaktifkan selama mount aktif; unmount terlebih dahulu, terapkan toggle Auto mount, lalu mount ulang untuk memastikan pengaturan tersimpan dengan benar.

Me-mount folder remote langsung dari toolbar panel Explorer

Memadukan Auto Mount dengan System Tray

Auto Mount saat Startup bekerja paling baik bila dipadukan dengan "Start minimized" dan System Tray, karena kombinasi ini memungkinkan RcloneView memulai di latar belakang, me-mount drive yang telah dikonfigurasi, dan tidak mengganggu hingga Anda membutuhkannya. Menu Mount pada ikon system tray tetap memungkinkan Anda memeriksa status atau meng-unmount drive kapan saja, sehingga otomatisasi tidak menghilangkan kendali manual saat Anda memerlukannya.

Menu system tray menampilkan status drive yang di-mount

Memulai

  1. Unduh RcloneView dari rcloneview.com dan pastikan lisensi PLUS Anda aktif di Help > Activate License.
  2. Buka Mount Manager dan pilih mount yang ingin Anda sambungkan kembali secara otomatis.
  3. Aktifkan toggle Auto mount pada pengaturan mount tersebut lalu simpan.
  4. Nyalakan "Launch at login" pada pengaturan General agar RcloneView — beserta drive yang di-auto-mount — siap sebelum Anda mulai bekerja.

Setelah dikonfigurasi, penyimpanan cloud Anda akan berperilaku seperti bagian permanen dari sistem file Anda, tanpa perlu mount ulang secara manual.


Panduan Terkait:

Penyedia Cloud yang Didukung

Local Files
WebDAV
FTP
SFTP
HTTP
SMB / CIFS
Google Drive
Google Photos
Google Cloud Storage
OneDrive
Dropbox
Box
MS Azure Blob
MS File Storage
S3 Compatible
Amazon S3
pCloud
Wasabi
Mega
Backblaze B2
Cloudflare R2
Alibaba OSS
Ceph
Swift (OpenStack)
IBM Cloud Object Storage
Oracle Cloud Object Storage
IDrive e2
MinIO
Storj
DigitalOcean Spaces