Migrasi Dropbox ke Proton Drive — Transfer File dengan RcloneView
RcloneView memungkinkan Anda mentransfer seluruh pustaka Dropbox ke Proton Drive langsung secara cloud-to-cloud — tanpa unduhan lokal, tanpa unggah ulang manual, dan tanpa memerlukan command line.
Bagi banyak tim, keputusan untuk meninggalkan Dropbox bermuara pada privasi data. Dropbox menyimpan file dalam bentuk plaintext di servernya, artinya karyawan Dropbox dan otoritas hukum dapat mengakses data Anda dengan surat perintah. Proton Drive, yang dibangun oleh tim di balik ProtonMail, mengenkripsi file secara client-side sebelum mencapai server Proton — bahkan Proton sendiri tidak dapat membaca konten Anda. RcloneView menyederhanakan migrasi ini dengan menghubungkan ke kedua layanan secara bersamaan dan memindahkan data langsung secara cloud-to-cloud, sambil mempertahankan struktur folder dan integritas file selama proses berlangsung.

Kelola & Sinkronkan Semua Cloud di Satu Tempat
RcloneView adalah GUI lintas platform untuk rclone. Bandingkan folder, transfer atau sinkronkan file, dan otomatiskan alur kerja multi-cloud dengan antarmuka visual yang bersih.
- Pekerjaan sekali klik: Salin · Sinkronkan · Bandingkan
- Penjadwal & riwayat untuk otomatisasi yang andal
- Bekerja dengan Google Drive, OneDrive, Dropbox, S3, WebDAV, SFTP, dan lainnya
Fitur inti gratis. Otomatisasi Plus tersedia.
Menambahkan Dropbox dan Proton Drive sebagai Remote
Sebelum mentransfer file, tambahkan kedua akun cloud ke RcloneView. Buka Remote tab > New Remote dan pilih Dropbox. RcloneView akan membuka jendela browser untuk autentikasi OAuth — masuk ke akun Dropbox Anda dan berikan akses. Remote akan tersimpan secara otomatis setelah Anda mengotorisasinya.
Ulangi proses yang sama untuk Proton Drive: pilih Proton Drive dari daftar remote, masukkan alamat email dan kata sandi Proton Anda. Jika Anda mengaktifkan autentikasi dua faktor, masukkan kode saat diminta. Binari rclone bawaan RcloneView mendukung Proton Drive secara native (memerlukan rclone v1.69+, yang sudah disertakan). Setelah kedua remote ditambahkan, keduanya akan muncul sebagai tab di dalam file explorer dua panel.
Merencanakan Migrasi dengan Folder Compare
Sebelum mentransfer apa pun, gunakan alat Folder Compare milik RcloneView untuk menilai apa yang ada di Dropbox dan apa yang sudah ada di Proton Drive. Klik tombol Compare di tab Home, atur Dropbox sebagai sumber kiri dan Proton Drive sebagai sumber kanan. Tampilan perbandingan menyoroti file yang hanya ada di Dropbox (left-only), file yang cocok di kedua sisi, serta perbedaan ukuran — memberi Anda gambaran jelas tentang apa yang sebenarnya perlu dipindahkan.
Langkah ini sangat berguna jika Anda sudah menyalin sebagian file secara manual ke Proton Drive dan ingin menghindari duplikasi pekerjaan. Filter dengan "left-only" untuk melihat hanya yang belum ada di Proton Drive, lalu salin item-item tersebut secara spesifik.
Menjalankan Transfer Cloud-to-Cloud
Untuk migrasi penuh, gunakan wizard Sync. Klik Sync di tab Home, atur Dropbox sebagai sumber dan Proton Drive sebagai tujuan, lalu beri nama pekerjaan tersebut (misalnya, dropbox-proton-migration). Pilih Copy sebagai jenis pekerjaan untuk mempertahankan file asli di Dropbox sambil membangun salinan di Proton Drive — ini menjaga Dropbox Anda tetap utuh hingga Anda memverifikasi hasil migrasi.
Pada Langkah 2 wizard, aktifkan verifikasi checksum untuk memastikan setiap file tiba tanpa kerusakan. Ini sangat penting untuk dokumen sensitif di mana integritas data harus dijamin. Jalankan Dry Run terlebih dahulu untuk melihat pratinjau file mana yang akan ditransfer sebelum menjalankan proses sesungguhnya, lalu eksekusi pekerjaan yang sebenarnya.
Memantau Progres dan Memverifikasi Penyelesaian
Selama transfer berlangsung, tab Transferring di bagian bawah RcloneView menampilkan kecepatan transfer secara langsung, jumlah file, dan persentase penyelesaian. Pustaka Dropbox berukuran besar — misalnya 50.000 dokumen klien milik sebuah firma hukum — dapat memakan waktu beberapa jam; pekerjaan tersebut tetap berjalan di latar belakang saat RcloneView diminimalkan ke system tray.
Setelah pekerjaan selesai, jalankan kembali Folder Compare untuk memastikan tidak ada lagi file left-only. Setiap item yang masih ditandai "left-only" di Dropbox menandakan transfer yang gagal dan dapat dijalankan ulang secara selektif. Job History milik RcloneView mencatat seluruh proses secara lengkap dengan waktu mulai, total byte, kecepatan, dan status — sebuah catatan permanen yang cocok untuk kebutuhan kepatuhan atau audit TI.
Memulai
- Unduh RcloneView dari rcloneview.com.
- Tambahkan Dropbox melalui OAuth dan Proton Drive melalui email/kata sandi di Remote tab > New Remote.
- Gunakan Folder Compare untuk memeriksa perbedaan antara kedua akun sebelum melakukan transfer.
- Buat sync job Copy dengan verifikasi checksum dan jalankan untuk menyelesaikan migrasi.
Dengan kedua remote terhubung di RcloneView, memindahkan data Anda dari Dropbox ke Proton Drive menjadi operasi visual yang mudah dikelola — tanpa skrip, tanpa unduhan perantara, dan dengan jejak audit yang jelas di sepanjang proses.
Panduan Terkait:
- Kelola Penyimpanan Cloud Dropbox dengan RcloneView
- Kelola Sinkronisasi Cloud Proton Drive dengan RcloneView
- Migrasi Dropbox ke Wasabi dengan RcloneView