Lewati ke konten utama

Migrasi Google Workspace ke Microsoft 365 — Transfer File Drive ke OneDrive dan SharePoint dengan RcloneView

· 3 menit membaca
Tayson
Senior Engineer

Organisasi Anda sedang berpindah ekosistem. Ribuan file di Google Drive perlu berpindah ke OneDrive dan SharePoint — utuh, terorganisir, dan terverifikasi. Berikut cara melakukannya tanpa kekacauan.

Berpindah dari Google Workspace ke Microsoft 365 adalah salah satu migrasi enterprise yang paling umum. Tantangannya bukan pada keputusan — melainkan pada datanya. Bertahun-tahun dokumen, folder bersama, dan team drive di Google Drive perlu ditransfer secara bersih ke penyimpanan pribadi OneDrive dan situs tim SharePoint. RcloneView membuat migrasi ini visual, dapat diverifikasi, dan mudah dikelola.

Pratinjau aplikasi RcloneView

Kelola & Sinkronkan Semua Cloud di Satu Tempat

RcloneView adalah GUI lintas platform untuk rclone. Bandingkan folder, transfer atau sinkronkan file, dan otomatiskan alur kerja multi-cloud dengan antarmuka visual yang bersih.

  • Pekerjaan sekali klik: Salin · Sinkronkan · Bandingkan
  • Penjadwal & riwayat untuk otomatisasi yang andal
  • Bekerja dengan Google Drive, OneDrive, Dropbox, S3, WebDAV, SFTP, dan lainnya
WindowsmacOSLinux
Mulai Gratis →

Fitur inti gratis. Otomatisasi Plus tersedia.

Perencanaan Migrasi

Petakan struktur Anda terlebih dahulu

Sebelum mentransfer apa pun, rencanakan bagaimana struktur Google Drive dipetakan ke Microsoft 365:

Google WorkspaceMicrosoft 365
My Drive (pribadi)OneDrive (pribadi)
Shared DrivesSharePoint Document Libraries
Shared with MeDibagikan melalui OneDrive/SharePoint

Siapkan akun

Hubungkan akun Google Workspace dan Microsoft 365 di RcloneView:

Connect both cloud accounts

Migrasi Langkah demi Langkah

1) Transfer file pribadi

Buka Google Drive di satu panel, OneDrive di panel lainnya. Pilih folder dan transfer:

Google Drive to OneDrive transfer

2) Migrasikan Shared Drives ke SharePoint

Petakan setiap Google Shared Drive ke SharePoint Document Library yang sesuai. Transfer satu per satu agar organisasinya rapi.

3) Verifikasi setiap transfer

Ini penting. Gunakan Folder Comparison untuk memastikan semua file berhasil ditransfer dengan benar:

Verify migration completeness

4) Tangani migrasi besar secara bertahap

Untuk organisasi dengan data berukuran terabyte, buat job sinkronisasi terpisah untuk setiap departemen atau Shared Drive:

Batch migration jobs

5) Jadwalkan transfer di luar jam sibuk

Migrasi besar bisa memakan waktu berhari-hari. Jadwalkan transfer pada malam hari dan akhir pekan agar tidak mengganggu pekerjaan sehari-hari:

Schedule off-peak migration

Checklist Pasca-Migrasi

Setelah transfer selesai, verifikasi dengan Folder Comparison, lalu pertahankan Google Workspace tetap aktif selama masa transisi. Pengguna dapat mengakses file dari kedua platform selagi mereka menyesuaikan diri.

Memulai

  1. Unduh RcloneView dari rcloneview.com.
  2. Tambahkan remote Google Workspace dan Microsoft 365.
  3. Petakan struktur folder Anda dari Drive ke OneDrive/SharePoint.
  4. Transfer secara bertahap dengan job sinkronisasi.
  5. Verifikasi semuanya dengan Folder Comparison.

Migrasi yang bersih dimulai dengan alat yang tepat.


Panduan Terkait:

Penyedia Cloud yang Didukung

Local Files
WebDAV
FTP
SFTP
HTTP
SMB / CIFS
Google Drive
Google Photos
Google Cloud Storage
OneDrive
Dropbox
Box
MS Azure Blob
MS File Storage
S3 Compatible
Amazon S3
pCloud
Wasabi
Mega
Backblaze B2
Cloudflare R2
Alibaba OSS
Ceph
Swift (OpenStack)
IBM Cloud Object Storage
Oracle Cloud Object Storage
IDrive e2
MinIO
Storj
DigitalOcean Spaces