Migrasi Google Workspace ke Microsoft 365 — Transfer File Drive ke OneDrive dan SharePoint dengan RcloneView
Organisasi Anda sedang berpindah ekosistem. Ribuan file di Google Drive perlu berpindah ke OneDrive dan SharePoint — utuh, terorganisir, dan terverifikasi. Berikut cara melakukannya tanpa kekacauan.
Berpindah dari Google Workspace ke Microsoft 365 adalah salah satu migrasi enterprise yang paling umum. Tantangannya bukan pada keputusan — melainkan pada datanya. Bertahun-tahun dokumen, folder bersama, dan team drive di Google Drive perlu ditransfer secara bersih ke penyimpanan pribadi OneDrive dan situs tim SharePoint. RcloneView membuat migrasi ini visual, dapat diverifikasi, dan mudah dikelola.

Kelola & Sinkronkan Semua Cloud di Satu Tempat
RcloneView adalah GUI lintas platform untuk rclone. Bandingkan folder, transfer atau sinkronkan file, dan otomatiskan alur kerja multi-cloud dengan antarmuka visual yang bersih.
- Pekerjaan sekali klik: Salin · Sinkronkan · Bandingkan
- Penjadwal & riwayat untuk otomatisasi yang andal
- Bekerja dengan Google Drive, OneDrive, Dropbox, S3, WebDAV, SFTP, dan lainnya
Fitur inti gratis. Otomatisasi Plus tersedia.
Perencanaan Migrasi
Petakan struktur Anda terlebih dahulu
Sebelum mentransfer apa pun, rencanakan bagaimana struktur Google Drive dipetakan ke Microsoft 365:
| Google Workspace | Microsoft 365 |
|---|---|
| My Drive (pribadi) | OneDrive (pribadi) |
| Shared Drives | SharePoint Document Libraries |
| Shared with Me | Dibagikan melalui OneDrive/SharePoint |
Siapkan akun
Hubungkan akun Google Workspace dan Microsoft 365 di RcloneView:
Migrasi Langkah demi Langkah
1) Transfer file pribadi
Buka Google Drive di satu panel, OneDrive di panel lainnya. Pilih folder dan transfer:
2) Migrasikan Shared Drives ke SharePoint
Petakan setiap Google Shared Drive ke SharePoint Document Library yang sesuai. Transfer satu per satu agar organisasinya rapi.
3) Verifikasi setiap transfer
Ini penting. Gunakan Folder Comparison untuk memastikan semua file berhasil ditransfer dengan benar:
4) Tangani migrasi besar secara bertahap
Untuk organisasi dengan data berukuran terabyte, buat job sinkronisasi terpisah untuk setiap departemen atau Shared Drive:
5) Jadwalkan transfer di luar jam sibuk
Migrasi besar bisa memakan waktu berhari-hari. Jadwalkan transfer pada malam hari dan akhir pekan agar tidak mengganggu pekerjaan sehari-hari:
Checklist Pasca-Migrasi
Setelah transfer selesai, verifikasi dengan Folder Comparison, lalu pertahankan Google Workspace tetap aktif selama masa transisi. Pengguna dapat mengakses file dari kedua platform selagi mereka menyesuaikan diri.
Memulai
- Unduh RcloneView dari rcloneview.com.
- Tambahkan remote Google Workspace dan Microsoft 365.
- Petakan struktur folder Anda dari Drive ke OneDrive/SharePoint.
- Transfer secara bertahap dengan job sinkronisasi.
- Verifikasi semuanya dengan Folder Comparison.
Migrasi yang bersih dimulai dengan alat yang tepat.
Panduan Terkait: