Cara Membuat File AWS S3 Dapat Diakses melalui Google Drive — Sinkronkan Bucket S3 untuk Kolaborasi Tim
Tim developer Anda menyimpan semuanya di bucket S3. Tim marketing Anda menggunakan Google Drive. Ketika marketing membutuhkan file dari S3, mereka meminta developer untuk mengunduh dan membagikannya. Ada cara yang lebih baik.
AWS S3 memang canggih dan hemat biaya, tetapi dirancang untuk developer. AWS Console tidak ramah bagi anggota tim non-teknis, dan membagikan objek S3 satu per satu memerlukan pembuatan presigned URL. Dengan menyinkronkan folder S3 tertentu ke Google Drive, semua orang dapat mengakses file yang mereka butuhkan tanpa memerlukan kredensial AWS.

Kelola & Sinkronkan Semua Cloud di Satu Tempat
RcloneView adalah GUI lintas platform untuk rclone. Bandingkan folder, transfer atau sinkronkan file, dan otomatiskan alur kerja multi-cloud dengan antarmuka visual yang bersih.
- Pekerjaan sekali klik: Salin · Sinkronkan · Bandingkan
- Penjadwal & riwayat untuk otomatisasi yang andal
- Bekerja dengan Google Drive, OneDrive, Dropbox, S3, WebDAV, SFTP, dan lainnya
Fitur inti gratis. Otomatisasi Plus tersedia.
Masalahnya
- Developer menyimpan aset, laporan, dan hasil ekspor di S3.
- Tim non-teknis (marketing, sales, manajemen) tidak dapat mengakses S3 dengan mudah.
- Solusi sementara saat ini: Seseorang mengunduh dari S3, lalu mengunggahnya secara manual ke Google Drive.
- Hasilnya: File yang usang, kerja ekstra, dan tim yang frustrasi.
Solusinya
Gunakan RcloneView untuk menyinkronkan folder S3 tertentu ke Google Drive secara otomatis:
S3: reports/monthly/ → Google Drive: Shared/Monthly Reports/
S3: assets/marketing/ → Google Drive: Shared/Marketing Assets/
S3: exports/data/ → Google Drive: Shared/Data Exports/
Pengaturan
1) Hubungkan kedua akun
Tambahkan AWS S3 dan Google Drive sebagai remote:
2) Buat job sinkronisasi selektif
Jangan sinkronkan seluruh bucket S3 — sinkronkan hanya folder yang dibutuhkan oleh tim non-teknis. Gunakan aturan filter untuk menyertakan path atau tipe file tertentu.
3) Jadwalkan pembaruan otomatis
Sinkronkan setiap jam atau setiap hari agar Google Drive selalu memiliki file terbaru:
4) Verifikasi kelengkapan sinkronisasi
Satu Arah vs Dua Arah
Satu arah (S3 → Google Drive)
Gunakan Copy atau Sync dari S3 ke Google Drive. Google Drive bersifat read-only (sebagai cermin/mirror). Perubahan harus dilakukan di S3.
Paling cocok untuk: Laporan, hasil ekspor, aset yang dihasilkan secara otomatis.
Dua arah
Sinkronkan kedua arah. Perubahan di Google Drive akan tersinkronisasi kembali ke S3, dan sebaliknya.
Paling cocok untuk: Folder kerja bersama di mana kedua tim sama-sama berkontribusi.
Filter agar Tetap Relevan
Jangan membanjiri Google Drive dengan semua isi S3. Gunakan filter:
- Sertakan hanya
*.pdf,*.xlsx,*.pptx— dokumen bisnis. - Kecualikan raw data, log, dan file sementara.
- Gunakan
--max-age 90duntuk menyinkronkan hanya file terbaru.
Kesadaran Biaya
Biaya egress S3 tidaklah gratis ($90/TB untuk 10 TB pertama). Untuk sinkronisasi dataset besar yang sering dilakukan, pertimbangkan:
- Sinkronkan pada jam-jam sepi (off-peak).
- Gunakan filter untuk membatasi volume data.
- Pertimbangkan Backblaze B2 atau Wasabi sebagai perantara (egress gratis/murah).
Memulai
- Unduh RcloneView dari rcloneview.com.
- Tambahkan S3 dan Google Drive sebagai remote.
- Buat job sinkronisasi yang ditargetkan untuk folder tertentu.
- Jadwalkan pembaruan setiap jam atau setiap hari.
- Bagikan folder Google Drive dengan tim Anda.
Jembatani kesenjangan antara infrastruktur developer dan kolaborasi tim.
Panduan Terkait: