Mount, Sinkronisasi, dan Kelola Sistem File Remote dengan Mudah Menggunakan RcloneView
Remote berbasis sistem file seperti SFTP, SMB, dan WebDAV layak mendapatkan kenyamanan yang sama seperti drive cloud. RcloneView memberi Anda Explorer dua panel, Compare, Sync, dan mount manager sehingga Anda bisa memperlakukan server remote dan NAS seperti disk lokal-tanpa perlu menghafal flag rclone.

Kelola & Sinkronkan Semua Cloud di Satu Tempat
RcloneView adalah GUI lintas platform untuk rclone. Bandingkan folder, transfer atau sinkronkan file, dan otomatiskan alur kerja multi-cloud dengan antarmuka visual yang bersih.
- Pekerjaan sekali klik: Salin · Sinkronkan · Bandingkan
- Penjadwal & riwayat untuk otomatisasi yang andal
- Bekerja dengan Google Drive, OneDrive, Dropbox, S3, WebDAV, SFTP, dan lainnya
Fitur inti gratis. Otomatisasi Plus tersedia.
Local FS vs. Remote FS: mengapa ini penting
- Local FS: latensi instan, izin native, tanpa hop jaringan. Cocok untuk mengedit tetapi tidak selalu redundan.
- Remote FS (SFTP/SMB/WebDAV): menambah latensi jaringan dan autentikasi, tetapi memungkinkan NAS terpusat, server off-site, dan kolaborasi.
- Cloud object storage: murah dan tahan lama, tetapi bukan POSIX; mounting meningkatkan alur kerja untuk aplikasi yang mengharapkan sebuah filesystem.
- Tujuan: menyatukan semuanya dalam satu UI sehingga Anda dapat menjelajah, mount, sinkronisasi, dan otomatisasi tanpa berpindah alat.
Hubungkan SFTP dan WebDAV dalam hitungan menit
RcloneView membungkus daftar backend rclone (100+ provider) dalam wizard remote yang sederhana. Untuk sebagian besar remote bergaya FS, Anda cukup memilih provider dan mengisi host/kredensial.
👉 Panduan remote: Remote Manager
Remote SFTP
- Buka Remote -> + New Remote (atau tombol + di Explorer).
- Pilih SFTP.
- Masukkan
host,port,user, dan password atau file kunci. - Simpan-server SFTP Anda akan muncul di Remote Manager.
Remote WebDAV
- Pilih WebDAV di daftar provider.
- Masukkan URL WebDAV, username, dan password/token.
- Simpan dan uji penjelajahan di Explorer dua panel.
Share SMB / NAS
- Pilih SMB (Samba/CIFS).
- Berikan alamat server dan nama share; tambahkan domain jika diperlukan.
- Simpan dan buka seperti remote lainnya.
Cloud + FS bersama
Anda dapat menggabungkan SFTP, SMB, WebDAV, dan remote cloud (Google Drive, Dropbox, Mega, S3) dalam sesi Explorer yang sama dan menyalin langsung di antara keduanya.
Explorer dua panel untuk housekeeping cepat
Sistem file remote terasa seperti lokal ketika Anda bisa melihatnya berdampingan.
- Buka server (SFTP/SMB/WebDAV) di sebelah kiri dan tujuan cloud/NAS di sebelah kanan.
- Seret & lepas untuk menyalin; progres muncul di Transfer.
- Klik kanan untuk aksi
**Copy ->**/**<- Copy**, Delete, atau Mount. - Gunakan filter untuk menyembunyikan folder cache/temp sebelum sinkronisasi.
👉 Dasar-dasar Explorer:
Mount sistem file remote seperti drive lokal
Butuh share SFTP atau WebDAV Anda sebagai drive letter atau mount Finder? Gunakan mount manager bawaan.
- Klik Mount dari toolbar atau kartu remote.
- Pilih tipe mount (drive letter/path) dan atur opsi cache/buffer.
- Pantau status di Mount Manager; hentikan/mulai ulang tanpa CLI.
- Sangat cocok untuk aplikasi yang hanya memahami path lokal (NLE, DAW, alat CAD).
👉 Panduan mount: Mount Cloud Storage as a Local Drive
Compare sebelum sinkronisasi
Penyalinan pada FS remote harus dilakukan dengan sengaja. Gunakan Compare untuk menghindari penimpaan perubahan yang lebih baru.
- Menyoroti file yang hilang, berbeda ukuran, dan cocok.
- Salin hanya yang berubah dari NAS -> cloud, atau dari cloud -> NAS.
- Ideal untuk staging perubahan dari SSD lokal ke SFTP remote tanpa kejutan.
👉 Panduan Compare: Compare folder contents
Selesaikan masalah izin dengan cepat
- SFTP: pastikan UID/GID yang benar di server; jika penulisan gagal, periksa kepemilikan direktori dan
chmodpada host. - SMB: cocokkan domain/workgroup; atur "Allow guest/NTLMv2" sesuai kebutuhan di server; verifikasi izin share terpisah dari ACL filesystem.
- WebDAV: beberapa host memblokir MOVE/DELETE-gunakan COPY lalu DELETE; waspadai mount read-only.
- Mount lokal: jika aplikasi tidak dapat menulis, mount ulang dengan user yang sesuai atau sesuaikan opsi mount di dialog mount.
- Gunakan tab Logs untuk melihat error HTTP/SFTP (401/403/550) dan sesuaikan kredensial atau path.
Contoh pencadangan dan otomatisasi
Contoh 1: NAS -> S3 (setiap malam)
- Sumber: share SMB; Tujuan: bucket S3.
- Klik Sync dan pilih one-way (NAS -> S3).
- Aktifkan checksum (jika didukung) dan kecualikan folder temp/cache.
- Save to Jobs (misalnya,
nas-to-s3-nightly). - Buka Job Manager -> Add Job, jadwalkan 02:00 setiap hari.
👉 Panduan Job: Create Sync Jobs, Execute & Manage Jobs, Job Scheduling, Transfer Monitoring
Contoh 2: Share editing SFTP -> Google Drive (work-in-progress)
- Panel kiri: folder proyek SFTP; Panel kanan: team space Google Drive.
- Gunakan Compare untuk menyinkronkan hanya render baru.
- Simpan sebagai Job yang dapat digunakan kembali untuk pencadangan harian pukul 03:00.
- Simpan job kedua khusus untuk EXPORT, sehingga tautan review tetap terkini.
Contoh 3: WebDAV CMS -> SSD lokal (mount + copy)
- Mount situs WebDAV melalui Mount Manager untuk kompatibilitas aplikasi.
- Salin aset situs ke folder SSD lokal; jalankan Compare mingguan untuk mengambil delta.
- Jika penghapusan diblokir, gunakan copy-only dan hapus manual setelah verifikasi.
Tips kecepatan dan stabilitas untuk FS remote
- Gunakan batas bandwidth selama jam kerja; naikkan konkurensi setelah jam kerja.
- Utamakan resume untuk upload besar; RcloneView menangani percobaan ulang secara otomatis.
- Untuk SFTP jarak jauh, aktifkan kompresi hanya jika ada headroom CPU.
- Pada SMB, hindari mounting ganda pada share yang sama di jaringan yang tidak stabil-pertahankan satu mount tetap aktif.
- Untuk host WebDAV dengan rate limit, kurangi transfer paralel di dialog sinkronisasi.
Atur folder NAS dan Cloud dengan rapi
- Simpan template folder bersama (misalnya,
Project/RAW,EDIT,EXPORT,ARCHIVE) di NAS dan cloud; salin sebelum setiap proyek. - Gunakan Compare mingguan: NAS vs. arsip cloud untuk memastikan cold storage tetap terkini.
- Pertahankan one-way copy untuk arsip (hindari propagasi penghapusan).
- Simpan proxy di cloud untuk kolaborasi; simpan RAW di NAS/S3 untuk keamanan.
Kapan harus mount vs. kapan harus sinkronisasi
- Mount ketika aplikasi membutuhkan file handle (NLE, asset browser).
- Sync/Copy untuk pemindahan massal, pencadangan off-site, atau ketika koneksi jaringan tidak stabil.
- Gabungkan keduanya: mount untuk pengeditan harian, lalu jalankan sinkronisasi terjadwal untuk pengarsipan.
Logging dan pemulihan
- Gunakan Job History untuk melihat file mana yang gagal dan alasannya; jalankan ulang untuk mengambil hanya item yang hilang.
- Untuk error izin, autentikasi ulang remote atau sesuaikan ACL server sebelum mencoba lagi.
- Biarkan tab Log terbuka selama percobaan pertama untuk mendeteksi kode 401/403/550/429 lebih awal.
- Jika mount macet, hentikan/mulai ulang dari Mount Manager alih-alih melakukan reboot.
Checklist quick start
- Tambahkan remote SFTP/SMB/WebDAV di Remote Manager.
- Buka Explorer dua panel dan verifikasi daftar.
- Jalankan Compare pada folder kecil; konfirmasi arah penyalinan.
- Mount jika aplikasi Anda membutuhkan drive letter/path.
- Simpan Sync/Copy sebagai Job; jadwalkan di luar jam kerja.
- Tinjau log setelah eksekusi penuh pertama; aktifkan checksum jika didukung.
Ringkasan
RcloneView menjadikan sistem file remote sebagai warga kelas satu. Hubungkan remote SFTP, SMB, WebDAV, NAS, dan cloud, mount seperti drive lokal, bandingkan sebelum sinkronisasi, dan otomatisasi pencadangan dengan Jobs dan penjadwalan-semuanya dari GUI yang dibangun di atas mesin rclone. Perlakukan setiap endpoint penyimpanan dengan cara yang sama: terlihat, dapat diverifikasi, dan otomatis.