Sinkronisasi Remote Storage Secara Instan
Gunakan fitur Sync RcloneView untuk langsung mencerminkan folder antara remote cloud atau penyimpanan lokal.
Panduan ini akan memandu Anda dalam menyiapkan dan menjalankan operasi sinkronisasi.
Pilih folder sumber dan tujuan
Untuk memulai operasi sinkronisasi, Anda perlu menentukan folder Source dan Destination.
-
Di panel Explorer, buka dua tab:
- Folder yang dipilih pada tab kiri menjadi Source
- Folder yang dipilih pada tab kanan menjadi Destination
-
Anda juga dapat memasukkan path folder secara langsung menggunakan Path Bar di bagian atas setiap tab.
-
Pengaturan ini dapat disesuaikan kemudian di jendela konfigurasi Sync jika diperlukan.
Setelah folder dipilih, klik tombol Sync pada menu Home di bagian atas untuk melanjutkan.
Menjalankan operasi sinkronisasi
Setelah memilih folder sumber dan tujuan, Anda dapat mengonfigurasi dan menjalankan sinkronisasi.



Langkah 1: Verifikasi path folder
- Pada langkah
Configure Storage, tinjau folder sumber dan tujuan yang telah dipilih. - Pastikan keduanya sudah benar sebelum mengklik Next.
RcloneView Sync membuat source dan dest menjadi identik.
Artinya, hanya destination yang dimodifikasi.
- Isi folder source akan dicerminkan ke destination.
- File yang sudah ada di destination namun tidak ada di source akan dihapus.
👍 Penting: Rclone secara resmi hanya mendukung sinkronisasi satu arah (one-directional sync).
⚠️ Sinkronisasi dua arah (=Bidirection) tersedia sebagai fitur beta dan tidak didukung secara resmi. Fitur ini dapat menyebabkan perilaku tak terduga atau error, sehingga tidak disarankan untuk penggunaan produksi.
Detail Configure Storage

- Pilih folder source.
- Klik ikon folder di panel kiri untuk memilih source.
- Pilih folder destination.
- Klik ikon folder di panel kanan untuk memilih destination.
- Tambahkan destination tambahan (opsional).
- Klik tombol Add Destination untuk melakukan sinkronisasi ke beberapa destination sekaligus. Anda dapat mengonfigurasi sinkronisasi 1:N jika diperlukan.
- Pilih arah sinkronisasi.
- Hanya destination yang dimodifikasi: Sinkronisasi dari source ke destination. Memperbarui atau menghapus isi destination agar sesuai dengan source.
- Bidirection (Beta): Membandingkan kedua folder dan menyinkronkan perubahan di kedua arah.
⚠️ Mode ini dapat menimpa file baru secara tidak sengaja, jadi gunakan dengan hati-hati.
- Buat direktori kosong (opsional).
- Jika diaktifkan, direktori source yang tidak berisi file akan dibuat ulang sebagai folder kosong di destination.
RcloneView menggunakan bisync (perintah beta di rclone) untuk melakukan sinkronisasi dua arah.
Karena fitur ini masih eksperimental, kami menyarankan untuk meninjau user manual resmi — terutama bagian Limitations — sebelum mengaktifkannya.
Penggunaan bisync yang tidak tepat dapat menyebabkan kehilangan data. Harap gunakan dengan hati-hati.
Langkah 2: Advanced Settings (opsional)
- Advanced Settings mencakup opsi untuk:
- Performa transfer
- Metode koneksi
- Perilaku penanganan error
💡 Kami menyarankan menggunakan nilai default kecuali Anda memerlukan perilaku khusus.
Detail Advanced Settings

Performa :
Number of file transfers:
Jumlah transfer file yang dijalankan secara paralel. Terkadang berguna untuk mengatur ini ke angka yang lebih kecil jika remote sering mengalami timeout, atau lebih besar jika Anda memiliki bandwidth besar dan remote yang cepat.Number of multi thread transfers:
Saat menggunakan multi thread transfer, ini mengatur jumlah stream yang digunakan. Atur ke0untuk menonaktifkan multi thread transfer (Default 4). Saat mentransfer file di atas 256MB ke backend yang mendukungnya, rclone akan menggunakan beberapa thread untuk mentransfer file tersebut.Number of equaility checkers:
Checker melakukan pengecekan kesetaraan file selama sinkronisasi. Untuk beberapa sistem penyimpanan (misalnya S3, Swift, Dropbox), hal ini dapat memakan waktu cukup lama sehingga dijalankan secara paralel. Secara default, 8 checker dijalankan secara paralel. Namun, untuk backend yang responsnya lambat, Anda mungkin perlu menurunkan (bukan menaikkan) nilai default ini dengan mengatur--checkerske 4 thread atau kurang.
Keamanan dan Integritas :
Enable checksum to compare files:
Biasanya rclone akan melihat waktu modifikasi dan ukuran file untuk menentukan apakah file tersebut sama. Jika Anda mengaktifkan opsi ini, rclone akan memeriksa hash dan ukuran file untuk menentukan kesamaan file. Ini sangat berguna saat mentransfer antar remote yang menyimpan tipe hash yang sama pada objeknya, misalnya Drive dan Swift. Untuk detail remote mana yang mendukung tipe hash tertentu, lihat tabel pada bagian overview.
Kontrol error :
Retry the entire sync if it fails this many times:
Ulangi seluruh proses sinkronisasi jika gagal sebanyak angka ini (default 3). Beberapa remote bisa jadi tidak stabil, dan beberapa kali percobaan ulang membantu mengambil file yang gagal ditransfer karena error. Nonaktifkan retry dengan mengatur ke1.
Langkah 3: Filter file dan folder (opsional)
- RcloneView menerapkan filter dasar secara default untuk layanan seperti Google Docs atau Box Docs.
- Anda dapat menambahkan lebih banyak tipe file atau folder untuk dikecualikan dari sinkronisasi.
Detail Filtering Settings

-
Don't sync files over:
Mengontrol ukuran file maksimum yang diizinkan untuk sinkronisasi.
Satuan default adalah MB. -
Don't sync files older than this:
Mengontrol usia file maksimum yang diizinkan untuk sinkronisasi.
Ini hanya berlaku untuk file, bukan direktori.
Gunakan satuan berikut:
y= tahun,d= hari,h= jam,m= menit,s= detik (Contoh: 2y30d12h30m45s) -
Don't sync folders over this depth:
Jika diatur, Rclone hanya akan menyinkronkan folder dalam kedalaman yang ditentukan.
Misalnya, mengatur ini ke1hanya akan menyinkronkan file di direktori tingkat teratas.
Mengatur ke2akan menyinkronkan file dalam dua level folder pertama, dan seterusnya. -
Predefined Filters.
Anda dapat dengan cepat menerapkan filter bawaan untuk tipe file umum seperti:- Music, Video, Image, Document, Google Docs, Box Docs
Filter ini tersedia sebagai opsi bawaan dalam daftar filter.
- Music, Video, Image, Document, Google Docs, Box Docs
-
Others (= Custom Filters).
Anda dapat menentukan aturan kustom untuk mengecualikan atau menyertakan tipe file, folder, atau path tertentu.
Berikut beberapa contoh umum:
.iso: Mengecualikan semua file .iso.
/.git/*: Hanya mengecualikan file di dalam folder .git di root, bukan subfolder.
/.git/: Mengecualikan seluruh folder .git di root, termasuk semua isinya.
.git/: Mengecualikan semua folder .git dan seluruh isinya, di mana pun lokasinya.🔗 Untuk contoh dan sintaks yang lebih lanjut, lihat Rclone Filtering Guide
Langkah 4: Jalankan sinkronisasi
- Setelah semua pengaturan selesai, klik Run untuk memulai proses sinkronisasi.
Untuk menjalankan tugas sinkronisasi pada tanggal dan waktu terjadwal, terlebih dahulu klik Save to Jobs untuk mendaftarkan tugas sinkronisasi sebagai job. Kemudian, jalankan Job Manager untuk mengatur jadwalnya.
⚠️ Penjadwalan job tersedia sebagai fitur PLUS.
Anda perlu membeli lisensi PLUS untuk mengaktifkan fungsi ini.
Simulasi: Menjalankan dry run (opsional)
Anda dapat menjalankan Dry run untuk mensimulasikan operasi sinkronisasi tanpa membuat perubahan aktual apa pun.
- Pratinjau ini menampilkan file mana yang akan disalin ke Destination dan file mana yang akan dihapus.
- Klik
See detailsuntuk melihat daftar lengkap operasi yang akan terjadi (misalnya, copy, create, delete) di destination.


Memantau hasil sinkronisasi
Anda dapat memeriksa progres dan hasil operasi sinkronisasi secara real time.
Status transfer (sedang berlangsung)
- Selama sinkronisasi berlangsung, buka tab
Transferuntuk melihat progres real-time setiap file. - Klik ikon + untuk memperluas dan memantau transfer file secara individual.
Job yang selesai (setelah sinkronisasi)
- Setelah sinkronisasi selesai, buka tab
Completeduntuk melihat hasilnya. - Klik ikon + untuk melihat detail tingkat file dari setiap job yang selesai.
Di tab Completed, Anda dapat mengklik dua kali pada job yang telah selesai untuk membuka folder source dan destination sekaligus di panel Explorer.
Ini memudahkan Anda untuk langsung meninjau folder yang telah disinkronkan.
Notifikasi alarm penyelesaian (Windows)
Setelah sinkronisasi selesai, popup notifikasi akan muncul di system tray Windows, menampilkan ringkasan operasi sinkronisasi.
- Anda dapat mengklik
See detailsuntuk melihat rincian lengkap hasilnya.
Jika Anda melewatkan popup tersebut, Anda tetap dapat memeriksa notifikasi sinkronisasi dengan mengklik ikon notifikasi di system tray Windows.

Menyimpan operasi sinkronisasi sebagai Job
Jika Anda rutin melakukan tugas sinkronisasi yang sama, Anda dapat menyimpannya sebagai Job agar mudah digunakan kembali.
- Klik
Save to Jobssetelah mengonfigurasi sinkronisasi Anda. - Masukkan Job Name, lalu klik Save untuk menyimpan job tersebut.
- ❗Karakter yang diizinkan:
a–z,A–Z,0–9,-,_,.
- ❗Karakter yang diizinkan:
- Anda dapat menjalankan Job yang tersimpan tersebut nanti dari
Job Managerhanya dengan satu klik.
Anda dapat melihat dan menjalankan job yang tersimpan dengan mengklik toolbar Job Manager di menu Home.
