Lewati ke konten utama

Mount Penyimpanan Cloud sebagai Local Drive

Prasyarat untuk Mounting

Sebelum melakukan mount, pastikan remote target sudah ditambahkan ke RcloneView.
Lihat: Add a New Remote

Mount Penyimpanan Remote di RcloneView

RcloneView memungkinkan Anda melakukan mount penyimpanan remote sebagai drive virtual untuk memudahkan akses dan pengelolaan.
Panduan ini menjelaskan cara melakukan mount penyimpanan remote menggunakan dua metode dan mengelola konfigurasi mount.

Metode 1: Mount dari Remote Explorer

Anda dapat melakukan mount folder remote secara langsung sambil menjelajahi isinya.

  1. Pada panel Remote Explorer, pilih folder remote yang ingin di-mount.
  2. Klik ikon Mount (mount icon) di sudut atas panel Remote Explorer.
  3. Dialog Mount akan terbuka dengan path remote yang dipilih otomatis terisi.
  4. Konfigurasikan pengaturan mount:
    • Target: Pilih Auto atau tetapkan huruf driver secara manual dari daftar.
    • (opsional) centang "Mount to local path" untuk menentukan lokasi mount kustom.
    • Aktifkan Auto mount agar remote ini otomatis di-mount saat RcloneView dijalankan.
  5. Klik Save and mount untuk menerapkan pengaturan dan langsung melakukan mount.
    • Alternatifnya, klik Save untuk hanya menyimpan konfigurasi mount dan melakukan mount nanti.
mount from remote explorer
Advanced Mount Options

Advanced Mount Options

FieldDescription
Volume name(Opsional) Tetapkan nama kustom untuk volume yang di-mount. Nama ini mungkin ditampilkan di file manager atau UI sistem Anda.
Mount typePilih backend mount:
- cmount (default untuk Windows): Menggunakan engine mount internal berbasis C mirip FUSE milik Rclone dengan kompatibilitas tinggi
- nfsmount (alternatif, umumnya untuk lingkungan Linux/macOS). Menggunakan protokol NFS untuk melakukan mount remote
Network driveCentang kotak ini untuk menandai mount sebagai network drive. Ini dapat memengaruhi cara OS memperlakukan folder yang di-mount.
Read onlyMengaktifkan mode read-only, mencegah operasi tulis ke remote.
Allow otherMengizinkan akses ke filesystem yang di-mount oleh pengguna lain selain yang melakukan mount (umumnya digunakan di Linux).
Cache modeMengontrol perilaku caching. Opsi meliputi:
- off
- minimal
- writes
- full
Mode default writes melakukan cache pada operasi tulis.
Cache max sizeUkuran cache maksimum yang diizinkan dalam byte.
Contoh: 1073741824 = 1GB.
Atur ke -1 untuk tanpa batas.
Cache max ageBerapa lama data cache tetap valid. Satuan waktu dalam nanodetik. Contoh: 3600000000000 = 1 jam.
Dir cache timeWaktu validitas cache direktori. Satuan waktu dalam nanodetik. Contoh: 300000000000 = 5 menit.

💡 Gunakan opsi ini hanya jika Anda sudah familier dengan pengaturan mount. Nilai default sudah bekerja dengan baik untuk sebagian besar pengguna.

Metode 2: Mount melalui Mount Manager

Anda juga dapat mengonfigurasi dan melakukan mount penyimpanan menggunakan Mount Manager.

  1. Klik tombol Mount Manager di bawah tab Remote pada bilah menu atas.
  2. Klik New mount untuk membuat konfigurasi mount baru.
  3. Pilih remote dan opsional tentukan subdirektori untuk di-mount.
  4. Konfigurasikan opsi mount:
    • Target: Pilih Auto atau tetapkan huruf drive secara manual dari daftar.
    • (Opsional) Aktifkan Mount to local path untuk menentukan path mount kustom.
    • Aktifkan Auto mount agar remote ini otomatis di-mount saat RcloneView dijalankan.
  5. Klik Save untuk menyimpan konfigurasi mount tanpa langsung melakukan mount.
    • Untuk menyimpan dan langsung melakukan mount remote, klik Save and mount.
mount from mount manager

Melihat dan Mengelola Drive yang Di-mount

Untuk melihat atau mengelola konfigurasi mount Anda, buka dialog Mount Manager dengan mengklik tombol Mount Manager di bawah tab Remote pada menu utama.

Semua konfigurasi mount yang tersimpan akan ditampilkan di jendela Mount Manager.
Setiap konfigurasi dikategorikan berdasarkan status saat ini:

  • Mounted: Remote sedang di-mount dan aktif.
  • Unmounted: Mount tersimpan tetapi saat ini tidak sedang di-mount. mount manager status

Anda dapat melakukan tindakan berikut tergantung pada statusnya:

  • unmount icon : Unmount — Klik untuk melepas mount remote yang sedang aktif.
  • disabled edit mount : (Disabled)Edit
  • open mount folder : Open — Klik untuk membuka folder yang di-mount di file explorer Anda.
  • disabled delete mount configuration : (Disabled)Delete


Quick Mount dari System Tray

Anda juga dapat mengelola mount dengan cepat melalui ikon system tray.

  1. Klik kanan ikon RcloneView di system tray.
  2. Arahkan kursor ke menu Mount.
  3. Anda dapat:
    • Melihat drive yang sedang di-mount dan melakukan mount atau unmount pada drive tersebut
    • Unmount all
    • Start a new mount
mount from system tray